Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Mei 2014

Peliharalah Lisanmu dari Mudah Menyakiti Perasaan Orang Lain

 
Kaum muslimin yang dirahmati Allah. Sebagai seorang thalibul ilmi (penuntut ilmu), hendaklah kita terus menyibukkan diri dan menghiasi waktu luang dengan hal-hal yang bisa memberi kemaslahatn, paling tidak untuk diri sendiri. Senantiasalah untuk menambah ilmu baik itu yang bersifat duniawi maupun yang agamawi, selama ilmu yang ditempuh itu adalah hal yang baik. Sesungguhnya Rasulullah SAW telah mewasiatkan: “Barangsiapa yang menempuh suatu perjalanan untuk menimba ilmu, Allah akan memudahkan jalannya menuju surga” (Abu Daud, dengan derajat hasan lighairi), dan barangsiapa yang memiliki ilmu, maka Allah pasti akan memuliakan orang itu, sebagaimana firman-Nya: “Allah mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu di antara kalian beberapa derajat” (Al Mujadalah 11).

Kamis, 04 Juli 2013

KEPADA UMAT MUSLIM YANG HOBI DEMONSTRASI DAN MENGHINA PEMERINTAH.


Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Belakangan ini demonstrasi sudah bisa dikatakan sangat lumrah di negara kita. Banyak orang mengatakan bahwa “demonstrasi” adalah bagian dari amar makruf nahi munkar, sehingga seolah-olah menjadi hal yang harus dilakukan. Namun kita harus melihat dari kacamata syar’i apakah benar demonstrasi yang dinamakan oleh pemujanya sebagai metode amar ma’ruf nahi munkar merupakan manhaj (cara beragama) Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, ataukah sesuatu yang harus diluruskan? Dan ketahuilah, tidaklah nama yang indah itu akan merubah hakikat sesuatu yang buruk, walau dibumbui dengan label Islami.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ِضْوَحْلا ىَلَع ْيِنْوَقْلَت ىَّتَح اْوُرِبْصاَف ًةَرَثَأ ْيِدْعَب َنْوَقْلَتَس ْمُكَّنِإ

“Sesungguhnya kalian nanti akan menemui atsarah (yaitu : pemerintah yang tidak memenuhi hak rakyat ). Maka bersabarlah hingga kalian menemuiku di haudl” [HR. Al-Bukhari no. 7057 dan Muslim no. 1845]

Selasa, 25 Juni 2013

Menutupi Aib Sesama Muslim

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

لَا يَسْتُرُ عَبْدٌ عَبْدًا فِي الدُّنْيَا إِلَّا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Tidaklah seorang hamba menutupi aib hamba lainnya di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak.” (HR. Muslim no. 2590)
Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Senin, 10 Juni 2013

:: ADZAN TERAKHIR SHAHABAT BILAL ::

Semua pasti tahu, bahwa pada masa Nabi, setiap masuk waktu sholat, maka yang mengkumandankan adzan adalah Bilal bin Rabah. Bilal ditunjuk karena memiliki suara yang indah. Pria berkulit hitam asal Afrika itu mempunyai suara emas yang khas. Posisinya semasa Nabi tak tergantikan oleh siapapun, kecuali saat perang saja, atau saat keluar kota bersama Nabi. Karena beliau tak pernah berpisah dengan Nabi, kemanapun Nabi pergi. Hingga Nabi menemui Allah ta’ala pada awal 11 Hijrah.

Jumat, 07 Juni 2013

Kisah Cinta Nyata: Pemuda yang Menikah Wanita Buta, Tuli, dan Lumpuh

Seorang lelaki yang soleh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat Sebuah apel jatuh keluar pagar sebuah kebun buah-buahan. Melihat apel yang merah ranum itu tergeletak di tanah membuat air liur Tsabit terbit, apalagi di hari yang panas dan tengah kehausan. Maka tanpa berfikir panjang dipungut dan dimakannyalah buah apel yang lezat itu, akan tetapi baru setengahnya di makan dia teringat bahwa buah itu bukan miliknya dan dia belum mendapat izin pemiliknya.
Maka ia segera pergi ke dalam kebun buah-buahan itu hendak menemui pemiliknya agar meninta dihalalkan buah yang telah dimakannya. Di kebun itu ia bertemu dengan seorang lelaki. Maka langsung saja dia berkata, “Aku sudah makan setengah dari buah apel ini. Aku berharap anda menghalalkannya”. Orang itu menjawab, “Aku bukan pemilik kebun ini. Aku Khadamnya yang ditugaskan menjaga dan mengurus kebunnya”.

Minggu, 26 Mei 2013

Ketika Imam Syafi'i Tidak Qunut



Siapa tak kenal Imam Syafi’i? Bapak ushul fiqih ini tak hanya tenar karena kepakarannya di bidang hukum Islam. Sejumlah ulama menilai, Imam Syafi’i juga layak dianggap pelopor disiplin keislaman lainnya, seperti ilmu tafsir dan musthalah hadits.

Terlahir dengan nama Muhammad ibn Idris, Imam Syafi’i tumbuh sebagai pribadi yang cerdas dan kritis. Memang ia sangat memuliakan dan mengagumi guru-gurunya. Namun, proses pencarian kebenaran yang gigih membawanya ke panggung ijtihad yang mandiri. Imam Syafi’i sukses membangun mazhabnya sendiri, terutama fiqih.

UCAPKANLAH ALHAMDULILLAH

Ketika tidak punya uang maka Alhamdulillah masih diberi nikmat yang lain..

Ketika menderita sakit maka Alhamdulillah dosa menjadi berkurang, dan pahala serta kesabaran menjadi bertambah..

Ketika orang lain membenci maka Alhamdulillah ALLAH telah mengajarkan untuk memaafkan dan tidak membalasnya dengan kebencian..

Ketika musibah datang maka Alhamdulillah artinya ALLAH masih sayang agar iman & kesabaran meningkat..

Minggu, 19 Mei 2013

Islam, Rahmatan Lil ‘Alamin


Islam merupakan agama yang Rahmatan Lil ‘Alamin yaitu agama membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta

Sesuai dengan firman Allah dalam Surat al-Anbiya ayat 107

وَما أَرْسَلْناكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِلْعالَمِينَ

Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia(QS. Al Anbiya: 107)

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wa sallam diutus dengan membawa ajaran Islam, maka Islam adalah Rahmatan Lil ‘Alamin, Islam adalah rahmat bagi seluruh manusia.


Secara bahasa,
الرَّحْمة: الرِّقَّةُ والتَّعَطُّفُ

rahmat artinya kelembutan yang berpadu dengan rasa iba (Lihat Lisaanul Arab, Ibnul Mandzur). Atau dengan kata lain rahmat dapat diartikan dengan kasih sayang. Jadi, diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wa sallam adalah bentuk kasih sayang Allah kepada seluruh manusia.

Subhanallah ! Jawaban Al-Qur’an Tentang Misteri Bangunan Piramida


Logika para ilmuwan pun bingung menangkap bagaimana sebuah piramida dibangun? Hal ini karena teknologi mengangkat batu-batu besar yang bisa mencapai ribuan kilogram ke puncak-puncak bangunan belum ditemukan di zamannya. Apa rahasia di balik pembangunan piramida ini?

Koran Amerika Times edisi 1 Desember 2006, menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! Menurut penelitian tersebut disebutkan bahwa batu yang digunakan untuk membuat piramida adalah tanah liat yang dipanaskan hingga membentuk batu keras yang sulit dibedakan dengan batu aslinya.

Keutamaan Shalat Tahajud

Hiruk pikuk kejuaraan sepakbola Euro 2012 sudah dimulai. Sepekan terakhir, hampir setiap malam jutaan rakyat Indonesia menghabiskan waktu malamnya untuk menonton pertandingan bergengsi dari tim 16 negara-negara Eropa.

Maklum, pada perhelatan bergengsi ini, akan dipertontonkan pertandingan dengan bintang-bintang dunia, gaya permainan dunia dan yang utama sistem pertandingan fairplay. Permainan cantik dan kesolidan tim akan menjadi tontotan menarik bagi penggemar sepakbola.

Terlepas dari kenikmatan menonton pertandingan sepakbola, akan sangat disayangkan jika waktu malam hanya kita habiskan dengan menonton pertandingan sepakbola.

Selasa, 14 Mei 2013

Puasa Bulan Rajab

Rajab adalah bulan ke tujuh dari penggalan Islam qomariyah (hijriyah). Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam untuk menerima perintah salat lima waktu terjadi pada 27 Rajab ini.

Bulan Rajab juga merupakan salah satu bulan haram, artinya bulan yang dimuliakan. Dalam tradisi Islam dikenal ada empat  bulan haram, ketiganya secara berurutan  adalah : Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan satu bulan yang tersendiri, Rajab

Senin, 13 Mei 2013

Kisah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam ketika menjelang Kematian

Betapa mulia dan indahnya akhlak baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam Mengingatkan kita sewaktu sakratul maut.

Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku."

Yuk Shalat Dhuha …..


Shalat Dhuha adalah shalat sunat yang dikerjakan pada waktu dhuha. Yaitu waktu ketika matahari terbit hingga terasa panas menjelang Shalat Dzuhur. Mungkin dapat diperkirakan sekitar pukul tujuh sampai pukul sebelas. Shalat dhuha sebaiknya dilakukan setelah melewati seperempat hari. Artinya, jika satu hari (12 jam, terhitung dari pukul 5 pagi – pukul 5 sore) dibagi empat maka Shalat Dhuha sebaiknya dilakukan pada seperempat kedua dalam sehari, atau sekitar pukul sembilan. Sehingga setiap seperempat hari selalu ada shalat. Terhitung dari shubuh sebagai shalat pertama mengisi waktu paling dini. Kemudian Shalat Dhuha sebagai shalat kedua. Ketiga shalat dhuhur dan keempat shalat ashar. Jika demikian maka dalam satu hari keidupan kita tidak pernah kososng dari shalat.

Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang sering dilupakan


Sunnah Rasulullah SAW yang sering dilupakan

Sunnah adalah segala sesuatu yang diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam baik perkataan, perbuatan, ataupun persetujuan. Sunnat pula berarti sesuatu yang pelakunya mendapat pahala dan tidak ada dosa bagi yang meninggalkannya. Di antara perbuatan sunnah yang jarang dilakukan kaum muslimin adalah sebagai berikut : 

1.     Mendahulukan Kaki Kanan Saat Memakai Sandal Dan Kaki Kiri Saat Melepasnya

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jika kalian memakai sandal maka dahulukanlah kaki kanan, dan jika melepaskannya, maka dahulukanlah kaki kiri. Jika memakainya maka hendaklah memakai keduanya atau tidak memakai keduanya sama sekali.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Sabtu, 02 Maret 2013

Sedekah; Sebab Keberkahan dan Bertambahnya Rizki

Sebagian orang masih juga mengira bahwa mengeluarkan harta dalam bentuk zakat, infak dan sedekah / shadaqah fi sabilillah akan mengurangi jumlah nominal harta dan menyebabkan kefakiran. Hal ini wajar, karena sifat dasar manusia adalah pelit. Ditambah lagi syetan selalu menakut-nakuti orang yang akan berinfak dengan kefakiran. Tujuannya agar mereka tidak mendapat pahala dan kebaikan yang menjadi sarana masuk surga.
Allah Ta’ala berfirman,
الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلا وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya : ”Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.[QS. Al-Baqarah: 268]